Aspek Pembahasan Pendidikan Kewarganegaraan

Aspek Pembahasan Pendidikan Kewarganegaraan

Aspek Pembahasan Pendidikan Kewarganegaraan – Di dalam setiap mata pelajaran yang diajarkan di sekolah memiliki target tertentu yang ingin dicapai. Pencapaian tujuan dari setiap mata pelajaran memiliki maksud tertentu yang ingin dicapai. Tanpa adanya maksud serta tujuan tertentu memang sangat mustahil membuat pendidikan memiliki tujuan yang jelas dan dapat dimanfaatkan dengan baik. Sebab dengan pendidikan, memang setidaknya memiliki tujuan yang paling utama yang harus dicapai. Proses pencapaian tujuan dari masing-masing mata pelajaran sendiri sebenarnya memang tidak mudah. Ada beberapa halangan serta hambatan untuk mencapinya. Oleh karenanya, pencapaian tujuan untuk masing-masing mata pelajaran harus dilakukan dengan cukup baik. Termasuk untuk setiap materi yang diajarkan.

Salah satu mata pelajaran yang mana pada setiap tingkat pendidikan selalu wajib ada di dalamnya adalah pendidikan kewarganegaraan. Pendidikan kewarganegaraan sendiri sebenarnya memiliki maksud dan tujuan yang harus bisa dicapai dengan materi yang diberikan kepada para siswanya. Pendidikan kewarganegaraan sendiri sebenarnya memiliki tujuan maupun target yang harus dicapai. Seperti dapat membentuk peserta didik yang lebih mampu menghargai perilaku kebangsaan. Lebih bisa menghargai bangsa dan negaranya sendiri. Memiliki kecintaan yang luar biasa pada bangsa dan negaranya. Tentu saja kecintaan terhadap bangsa dan negara tidak mudah diwujudkan serta ditumbuhkan. Oleh karenanya, mata pelajaran kewarganegaraan disusun sedemikian rupa agar bisa memberikan kecintaan pada bangsa dan negara.

Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan sendiri meliputi pendidikan karakter berbangsa dan bernegara. Pendidikan karakter sendiri sebenarnya memiliki tujuan untuk memupuk perilaku kebangsaan bagi anak bangsa. Mata pelajarannya seperti bagaimana cara berperilaku sebagai warga negara yang baik. Menanamkan perilaku berbangsa dan bernegara yang baik sebenarnya harus dimulai dari pendidikan dasar. Oleh karenanya, di dalam pendidikan kewarganegaraan yang mulai diberikan pengajarannya semenjak di tingkat dasar meliputi bagaimana caranya untuk bersikap dengan baik sebagai warga negara yang bijaksana. Selain itu bagaimana caranya untuk bersikap seperti layaknya warga negara yang baik. Berbagai contoh perilaku yang bijaksana yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh-contoh perilaku seperti inilah yang wajib diberikan pengajaran yang baik untuk anak bangsa.

Menanamkan perilaku kecintaan pada bangsa dan negara bisa dikatakan memerlukan perjuangan. Oleh sebab itu, di dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan, memiliki mata pelajaran yakni pengenalan lambang negara serta dasar negara. Selain itu, bagaimana menerapkan dasar negara tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan perilaku kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan dalam kehidupan sehari-hari itu sangat penting mengingat bahwa pada jaman sekarang memang sudah sangat jarang yang dengan setia memiliki kecintaan kepada bangsa dan negara dengan menerapkan nilai luhur kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Setidaknya orangtua murid yang merupakan anggota sbobet bisa memperkenalkannya sejak dasar, membuat anak-anak memiliki pemahaman yang tepat mengenai bagaimana cara bertindak dan bersikap dengan baik.

Kemeriahan Konser Amal Manchester

Mata Pelajaran Anak SD

Mata Pelajaran Anak SD – Setiap jenjang pendidikan memiliki mata pelajaran wajib yang harus dipelajari dan dikuasai. Setiap mata pelajaran yang harus dikuasai memiliki maksud dan tujuan tertentu. Masing-masing jenjang pendidikan memiliki tingkat kesulitan tersendiri yang harus dipecahkan. Itulah alasannya mengapa pendidikan yang dirancang oleh pemerintah memiliki tingkat kesulitan tersendiri untuk masing-masing jenjang pendidikan. Mata pelajaran untuk anak SD berbeda untuk anak SMP maupun SMA. Akan tetapi sebenarnya keterkaitannya sangat tinggi antar jenjang pendidikan. Terlebih setelah diberlakukan kurikulum 2013 untuk anak SD, setiap mata pelajaran dalam jenjang pendidikan anak SD mengalami perubahan yang cukup drastis. Meskipun berubah, akan tetapi maksud dan tujuan diadakannya setiap mata pelajaran tetap sama.

Perubahan yang terjadi berkat kurikulum 2013 yang diterapkan untuk anak SD memberikan dampak untuk setiap mata pelajaran yangd diajarkan di sekolah. Perbedaan yang paling mendasar adalah apabila biasanya setiap mata pelajaran diajarkan secara terpisah, namun kini, setiap mata pelajaran dipelajari secara saling terkait. Hal ini sebenarnya memiliki keuntungan serta kerugian yang kemungkinan besar akan diderita dari penerapan kurikulum ini. Salah satu kelebihan dari kurikulum 2013 yang diterapkan untuk anak-anak sekolah dasar adalah setiap mata pelajaran yang diajarkan saling terkait. Keterkaitan antar mata pelajaran membuat pemahaman siswa akan mata pelajaran tersebut menjadi lebih baik.

Sebagai contoh, untuk mata pelajaran IPA biasanya merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri dan tidak saling berkaitan dengan lainnya. Akan tetapi penerapan kurikulum 2013 dengan basis tematik membuat pelajaran IPA dapat dipelajari secara berkesinambungan dengan mata pelajaran lainnya seperti matematika. Sehingga ketika seorang siswa belajar untuk mata pelajaran IPA, maka jika belajar matematika, siswa bisa langsung mudah memahaminya. Terlebih yang diterapkan adalah sistem tematik yang dipelajari berdasarkan tema. Pembelajaran sesuai tema inilah yang menjadi harapannya mempermudah untuk memberikan pemahaman tentang sesuatu hal. Misalnya untuk tema air yang diterapkan selama pembelajaran satu minggu, maka untuk pembelajaran ipa maupun matematika akan saling berkaitan sama-sama tentang air.

Pembelajaran tematik seperti itu berlaku juga untuk mata pelajaran lainnya seperti IPS. Pelajaran IPS juga berkaitan dengan mata pelajaran lain seperti bahasa indonesia. Keterkaitan dan sesuai tema tersebut membuat orang tua akan lebih mudah memberikan pemahaman kepada anak-anaknya perihal mata pelajaran yang diajarkan. Meskipun pada awalnya sedikit mengalami kesulitan, akan tetapi sebenarnya kurikulum seperti ini sangat memudahkan untuk memberikan pemahaman. Apalagi jika berkaitan dengan tema-tema tertentu yang menarik. Pembelajaran seperti inilah yang diharapkan dapat mempermudah para siswa untuk memahami ilmu yang diajarkan di sekolah. Jadi pembaharuan kurikulum ini sebenarnya memiliki tujuan untuk memberikan pengajaran yang lebih baik dan juga memiliki kualitas yang lebih baik pula.

Pendidikan Jasmani & Olahraga di Dalam Kurikulum 2013

Pendidikan Jasmani & Olahraga di Dalam Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 yang diterapkan dalam setiap tingkat pendidikan memiliki peran dan tujuan tertentu. Peranan dalam membentuk karakter anak didik dari setiap mata pelajaran memiliki maksudnya tersendiri. Setidaknya untuk setiap kali mata pelajaran memiliki tujuan tertentu. Bahkan untuk mata pelajaran yang dianggap kurang penting sekalipun sebenarnya memiliki tujuan dan target yang ingin dicapai. Pencapaian tujuan dari pendidikan jasmani & olahraga sebenarnya bukan untuk menjadikan siswa didik menjadi atlet profesional. Akan tetapi lebih kepada ingin membentuk siswa menjadi memiliki keterampilan yang baik dalam bidang motorik. Keterampilan motorik ini merupakan yang cukup penting untuk membentuk masa depan dan karakter.

Pendidikan jasmani & olahraga memang di dalamnya terdapat banyak sekali aktivitas fisik yang membutuhkan tenaga dan juga menghasilkan keringat. Di balik setiap aktivitas ini tentu saja memiliki maksud untuk melatih kesehatan fisik dan juga mental dari setiap peserta didik. Di dalam setiap aktivitas fisik yang diberikan kepada peserta didik sebenarnya memiliki tujuan yang cukup detail. Yakni untuk membentuk tubuh yang lebih kuat dan sehat. Membentuk karakter sportivitas yang lebih baik untuk kalangan anak bangsa. Sikap sportif ini sangat penting. Sebab sportifitas yang terbentuk ini akan membuat anak bangsa bisa lebih menghargai orang lainnya. Selain itu, para siswa juga diajak untuk bisa hidup sehat dan lebih aktif.

Memiliki pelatihan aktivitas fisik yang cukup banyak inilah yang diharapkan mampu membentuk karakter siswa menjadi lebih baik. Bahkan dengan pelatihan fisik itu diharapkan para siswa mengetahui harus hidup sehat dengan cara yang baik dan benar. Tanpa belajar hidup sehat dengan baik dan benar, bukan tidak mungkin anak bangsa menjadi lebih mudah sakit dan lemas. Tidak bersemangat untuk berjuang dan membangun bangsa. Itulah mengapa pendidikan jasmani & olahraga dimasukkan ke dalam kurikulum 2013 dan dirangkaikan juga beberapa materi lainnya tentang dilarangnya bermain judi untuk para pelajar yang belum berumur 18 tahun. Dan materi lainnya dari mata pelajaran juga diajarkan di sekolah agar semakin berkesinambungan. Termasuk bagaimana caranya untuk membentuk karakter dan juga keterampilan kepada para siswa agar bisa bergerak dengan lebih aktif dan juga lebih sehat.

Perubahan Cara Ajar Dalam Penerapan Kurikulum 2013 Yang Baru

Perubahan Cara Ajar Dalam Penerapan Kurikulum 2013 Yang Baru

Perubahan Cara Ajar Dalam Penerapan Kurikulum 2013 yang Baru – Guru adalah salah satu orang yang berperan penting dalam setiap pembelajaran yang ada di kelas. Guru juga adalah orang yang berperan penting dalam mengembangkan kecerdasan siswa. Guru akan memberikan pola mengajar yang sesuai dengan siswa di dalam kelas akan tetapi sering kali cara mengajar yang digunakan oleh guru tidak dapat di handle secara benar oleh siswa dan cara mengajar guru biasanya tidak terlalu efektif jika guru tidak mengetahui karakteristik dari siswa dalam kelas yang dia ajar. Pada masa sekarang ini penerapan pola ngajar dan metode belajar telah berubah kearah yang lebih modern. Cara mengajar telah bergeser ke cara berbasis IT yang mempunyai daya serap lebih banyak pada anak-anak.

Pergantian kurikulum 2006 ke kurikulum 2013 telah membuat perubahan pada cara mengajar guru dikelas. Saat kurikulum 2006 atau kurikulum KTSP masih berlaku guru secara aktif akan terus memberikan atau pelajaran pada siswa. Sering kali metode yang digunakan adalah metode ceramah yang mana guru terus menerus memberikan pengetahuan-pengetahuan pada anak-anak. Pengetahuan tersebut biasanya hanya akan dapat terserap jika siswa sedang dalam masa senang atau masa dapat menerima pelajaran. Saat siswa sudah tidak lagi fokus pada pelajaran maka materi yang diajarkan oleh guru juga tidak akan terserap oleh siswa.

Pada Penerapan kurikulum 2013 guru diharapkan tidak lagi mengajar dalam kelas. Cara mengajar pada kurikulum baru ini membuat perubahan yang signifikan dalam kelas. Guru akan lebih sering memberikan tugas-tugas kelompok, eksperimen dan observasi agar siswa dapat menemukan sendiri materi pelajaran yang ingin mereka pelajari. Guru hanya sebagai pembimbing dan penyedia sarana saja. Cara mengajar pada kurikulum 2013 ini adalah siswa bergerak aktif untuk memecahkan suatu masalah tanpa harus melalui perantara metode ceramah dari guru. Cara mengajar dengan menggunakan metode ceramah ini telah ketinggalan zaman. Perubahan cara belajar akan mengikuti perkembangan kurikulum yang berlaku. Semakin luas cakupan kurikulum yang sedang berlaku maka cara mengajar yang harus guru miliki harus semakin inovatif dan kreatif.

Peran RPP Dalam Peningkatan Kurikulum Pendidikan

Peran RPP Dalam Peningkatan Kurikulum Pendidikan

Peran RPP Dalam Peningkatan Kurikulum Pendidikan – Bagi perkembangan dunia pendidikan sekarang ini kurikulum yang berlaku telah mengalami tahapan baru. Tahapan – tahapan tersebut berpusat pada system pengajaran baru yang mana murid harus lebih berperan aktif dalam setiap pembelajaran. Hal tersebut tentu mempengaruhi cara mengajar dari guru – guru yang ada. Kini guru hanya sebagai kordinator dan sebagai pemberi sarana pembelajaran. Murid yang harus berperan aktif dalam setiap pembelajaran berlangsung. Jika dahulu terdapat kurikulum masih berpusat pada satu mata pelajaran saja kini hampir semua mata pelajaran telah digabung hingga membentuk satu kesatuan. Pada tahun 1994 kurikulum di Indonesia memberikan banyak wacana pada proses pembelajaran akhir abad ke 20. Pada tahun 2006 kurikulum kembali berubah dengan menerapkan kurikulum KTSP. Hal tersebut tentu berpengaruh pada cara ajar di sekolah. Yang terbaru adalah kurikulum 2013.

Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang mengedepankan keaktifan anak disbanding guru. Anak – anak yang harus aktif karena guru hanya sebagai pembimbing saja. Kurikulum ini masih terus digarap hingga sekarang. Bahkan setelah 6 tahun pencanangan kurikulum tersebut penyebaran penggunaan kurikulum tersebut masih dapat dihitung dengan jari. Para pembuat buku pelajaran juga makin berinovasi untuk meningkatkan kualitas dan juga isi dari buku – buku panduan. Para penerbit terkenal seperti erlangga, yudistira dan merpati mulai beralih memberikan buku – buku acuan kurikulum 2013 yang baru.

Peran RPP Dalam Peningkatan Kurikulum Pendidikan

Selain buku – buku yang berubah salah satu hal yang berubah adalah pembuatan RPP. RPP dapat diartikan sebagai jantung pembelajaran. Peralihan dari KTSP ke kurikulum 2013 tentu membuat banyak hal baru yang harus dikerjakan oleh guru. Peran RPP menjadi sangat penting bagi kurikulum terbaru ini. Karena kurikulum 2013 adalah sebuah system penggabungan beberapa mata pelajaran dalam sebuah tema. Tanpa RPP guru akan bingung dalam mengolah banyak pelajaran tersebut ke dalam satu kesatuan bahan ajar yang harus dilakukan dalam satu waktu. Pembuatan RPP tidak boleh lagi hanya memakai sistem kopi paste. Guru harus lebih kreatif dan inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.

Pengembangan Sistem Evaluasi yang Baru Pada Penerapan Kurikulum 2013

Pengembangan Sistem Evaluasi yang Baru Pada Penerapan Kurikulum 2013

Pengembangan Sistem Evaluasi yang Baru Pada Penerapan Kurikulum 2013 – Berbicara tentang evaluasi tentu tidak akan jauh dari kat angka dan baik atau buruk. Sistem evaluais yang berupa angka telah menjadi subjek yang secaraturun temurun dilakukanoleh guru – guru ataupun tenaga ajar yang lain. Evaluasi dalam arti yang luas artinya adalah penilaian. Penilaian pada masa dahulu artinya adalah memberikan angka – angka pada suatu buku rapor siswa yang mana hasil evaluasi tersebut akan diserahkan pada orang tua. Evaluasi yang berupa angka tersebut telah tertanam secara mendasar pada pikiran guru ataupun orang tua siswa. Saat evaluasi mengalami perubahan maka orang tua murid yang tidak memiliki pemahaman akan sedikit kesulitan dalam mencerna hasil belajar siswa dalam satu periode mengajar atau dalam satu semester.

Pada kurikulum 2006 atau kurikulum KTSP sistem evaluasi siswa masih berupa angka – angka yang dapat dimengerti dengan mudah oleh para orang tua murid. Akan tetapi dengan perkembangan kurikulum 2013 ini, sistem evaluasi yang digunakan juga berbeda. Pengembangan sistem evaluasi pada kurikulum 2013 tidak hanya terpusat pada angka saja. Angka bagi kurikulum 2013 hanya sekedar tambahan untuk memberikan reward lebih pada siswa. Sistem evaluasi pada kurikulum 2013 ini lebih kompleks dari pada sistem evaluasi kurikulum KTSP. Saat menggunakan kurikulum 2013 guru dituntut utuk memahami satu persatu karakteristik siswa dan kelebihan – kelebihan yang dimiliki oleh siswa tersebut.

Pengembangan Sistem Evaluasi yang Baru Pada Penerapan Kurikulum 2013

Pengembangan sistem evaluasi pada penerapan kurikulum 2013 tidak hanya berpusat pada pelajaran – pelajaran tertentu saja. Menurut kurikulum 2013 ini merupakan kurikulum yang menerapkan bahan pengajaran tematik yang mana beberapa mata pelajaran digabung menjadi satu sesuai dengan tema dan diajarkan secara bersamaan. Dalam hal ini guru harus mampu melihat berbagai potensi siswa. Penilaian dalam kurikulum 2013 tidak hanya berpusat pada betapa cerdas anak tersebut dalam suatu pelajaran akan tetapi nilai karakter dari si anak juga menjadi bahan evaluasi oleh guru. Karakter dan kelebihan lain akan menjadi salah satu point penting dalam penerapan sistem evaluasi yang baru. Penilaian karakter anak akan lebih terbuka karena dalam kurikulum ini tidak ada anak bodoh sebab setiap anak memiliki kelebihan dan potensi masing – masing.

Perbedaan Kurikulum 2006 dengan Kurikulum 2013

Perbedaan Kurikulum 2006 dengan Kurikulum 2013

Kurikulum merupakan sebuah landasan penting untuk menjamin tercapainya tujuan dari pendidikan. Kurikulum juga digunakan sebagai penyamarataan antara beberapa wilayah yang ada di Indonesia untuk mendapatkan pelajaran yang sama. Indonesia sendiri dari awal sudah mempunyai kurikulum pendidikan, namun kurikulum tersebut terus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Perubahan kurikulum ini tentu saja ada maksud dan tujuan. Karena perkembangan jaman terus terjadi tentu saja membuat pendidikan harus lebih maju. Untuk dapat mencetak generasi yang lebih maju maka dibutuhkan metode balajar yang lebih maju pula. Maka dari itu dari tahun ke tahun kurikulum di Indonesia selalui diperbarui. Ada informasi menyebutkan bahwa kurikulum di Indonesia telah diperbarui hingga lima kali. Sehingga anda akan menemukan adanya lima kurikulum yang sebelumnya digunakan di Indonesia. Perbedaan Kurikulum 2006 dengan Kurikulum 2013 menjadi kurikulum 2 terkahir yang masih digunakan. Hingga saat ini kurikulum yang masih digunakan adalah kurikulum 2013 yang merupakan perkembangan dari kurikulum 2006. Ulasan kali ini akan membahas mengenai perbedaan antara kurikulum 2006 dan 2013.

Kurikulum 2006 tentu saja merupakan kurikulum perkembangan dari kurikulum sebelumnya. Kurikulum tahun ini lebih dikenal dengan sebutan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Jika pada kurikulum sebelumnya seorang guru harus memperhatikan penjabaran kurikulum yang telah dilakukan oleh pemerintah, namun untuk kurikulum ini seorang guru mempunyai kewenangan untuk mengembangkan kurikulum. Kurikulum yang diberikan oleh pemerintah adalah sebuah kompetensi yang harus bisa dicapai oleh siswa, sedangkan guru harus bisa membuat metode belajar untuk membuat siswa bisa mencapai kompetensi tersebut. Dalam kurikulum ini guru memang diberikan kewenangan yang lebih bebas menentukan metode balajar, materi, dan beberapa kebutuhan untuk mengajarkan pelajaran kepada para siswa. Dilakukannya hal tersebut tentu saja dengan alasan bahwa gurulah yang paling mengetahui sifat dan karakter setiap murid yang ada di sekolah tersebut, sehingga dengan harapan mampu membuat siswanya lebih mudah memahami materi pembelajaran yang diberikan.

Selang tujuh tahun muncullah kurikulum baru dengan nama kurikulum 2013. Kurikulum ini merupakan kurikulum evaluasi dari kurikulum sebelumnya. Kurikulum sebelumnya memang dianggap sudah mempunyai kinerja yang bagus, namun ada beberapa yang perlu dirubah sehingga muncul kurikulum 2013. Kurikulum ini juga menjadi kurikulum terakhir yang hingga saat ini masih digunakan di Indonesia. Menjadi kurikulum penyempurna KTSP, kurikulum ini mempunyai perbedaan pada jam per minggunya. Ada beberapa pelajaran yang ditinjau ulang mengenai jam pembelajaran yang akan dikurangi ataupun ditambah jamnya. Perbedaan yang sangat mencolok terdapat pada evalusainya. Evaluasi yang ada di kurikulum ini lebih mengutakan proses penilaian belajar siswa. Penilaian tersebut didasarkan pada beberapa hal penting dalam menunjang pendidikan menjadi lebih baik lagi.

Kelemahan Kurikulum 2013 Dibandingkan dengan Kurikulum Lainnya

Kelemahan Kurikulum 2013 Dibandingkan dengan Kurikulum Lainnya

Kurikulum 2013 atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan K13 merupakan kurikulum yang hingga saat ini masih digunakan di Indonesia. Seperti yang kita ketahui bahwasannya Indonesia menjadi salah satu negara yang memandang penting arti sebuah pendidikan. Jika diamati dari masa ke masa sejak merdeka, kurikulum pendidikan yang digunakan di Indonesia selalu mengalami perubahan. Ada beberapa kurikulum yang pernah digunakan di Indonesia, sejak merdeka sudah banyak kurikulum yang digunakan, kabarnya Indonesia mengalami pergantian kurikulum sebanyak lima kali. Hingga kurikulum 2013 yang menjadi kurikulum terakhir masih ada beberapa evaluasi untuk mendapatkan kurikulum yang lebih baik dari sebelumnya. Sedangkan adanya perubahan tersebut bertujuan untuk mencapai sistem pendidikan yang lebih tepat bagi para siswa di seluruh Indonesia. Setiap kurikulum mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing – masing, kelebihan dari kurikulum tersebut akan terus dipertahankan sedangkan untuk kelemahan akan diperbaiki untuk dapat mencapai tujuan.

Kurikulum 2013 sebenarnya mempunyai banyak kelebihan yang membuat kurikulum ini masih digunakan hingga sekarang. Kurikulum ini menyediakan kompetensi – kompetensi di setiap mata pelajarannya. Dengan adanya kompetensi ini diharapkan point – point yang ada di mata pelajaran tersebut bisa dengan mudah dicapai oleh para siswanya. Materi yang digunakan di kurikulum ini juga dikemas dengan lebih rapi walaupun berasal dari banyak sumber namun materi tersebut lebih baik sehingga harapannya dari mencapai tujuan yang ingin dicapai. Namun dibalik keunggulan yang dimiliki kurikulum ini ternyata tersimpan kelemahan.

Kelemahan Kurikulum 2013 ini akan menjadi evaluasi yang lebih dalam sehingga mampu menciptakan kurikulum pendidikan yang lebih tepat. Jika anda perhatikan dalam kurikulum ini ada penambahan atau bahkan pengurangan jam pada beberapa mata pelajarannya. Proses belajar pada kurikulum ini memang inovatif namun dengan adanya penambahan jam belajar ini terkadang berdampak tidak baik bagi siswanya. Memang benar K13 ini mampu menciptakan lulusan yang lebih maju, namun K13 ini lebih tepat untuk digunakan pada siswa yang memang mempunyai minat belajar yang tinggi. Tidak hanya siswanya saja melainkan mempunyai guru yang juga mempunyai minta mengajar yang tinggi. Penambahan jam belajar tentu bukan hal sepele yang bisa diterima oleh semua pihak, itulah kelemahan dari kurikulum tersebut. Selain itu untuk mendukung berjalannya kurikulum ini adalah adanya fasilitas yang lebih mendukung baik siswa dan guru untuk bisa menjalankan kurikulum tersebut. Kabarnya dengan adanya K13 ini maka nantinya akan dijadikan sebagai evaluasi proses pembelajaran siswanya melalui Ujian Nasional (UN). Walaupun mempunyai keunggulan yang lebih maju dari pada kurikulum sebelumnya, namun kurikulum ini mempunyai banyak kelemahan yang membuat kurikulum ini harus diperhatikan lebih baik lagi.

Kurikulum Ini Pernah Berlaku di Indonesia

Kurikulum Ini Pernah Berlaku di Indonesia

Kurikulum Ini Pernah Berlaku di Indonesia – Kenapa kurikulum sangat penting di dunia pendidikan? Mari bahas mengenai beberapa terkait hal penting yang ada di dalam sebuah kurikulum. Kurikulum menjadi hal yang penting di dalam berlangsungnya proses pendidikan dikarenakan kurikulum dijadikan sebagai landasan sebuah pendidikan bisa dijalankan dengan baik. Agar tujuan dari pendidikan tidak melenceng jauh maka dibutuhkan sebuah landasan untuk menyamaratakan. Nah dengan adanya kurikulum ini maka pendidikan dapat diberikan secara merata. Indonesia menjadi salah satu negara yang menggunakan kurikulum sebagai landasan. Jika anda perhatikan dari masa ke masa kurikulum ini telah mengalami beberapa pergantian. Kurikulum yang pernah digunakan di Indonesia ada 5 macam, simak ulasan di bawah ini untuk mendapatkan informasi mengenai kurikulum yang pernah diterapkan di Indonesia.

Kurikulum 1984 menjadi salah satu kurikulum yang pernah digunakan di Indonesia. Cara belajar yang digunakan di kurikulum ini menggunakan metode CBSA atau yang lebih sering dikenal dengan Cara Belajar Siswa Aktif. Metode ini menjadi salah satu metode yang paling banyak dikenal dan dianggap sebagai warisan kurikulum pendidikan. Metode ini menempatkan siswa sebagai objek belajarnya. Dengan menggunakan metode ini diharapkan proses belajar bisa berjalan dengan lebih mudah untuk dimengerti. Beberapa tahun kemudian muncullah kurikulum baru yakni kurikulum 1994. Kurikulum ini sedikit berbeda dengan kurikulum sebelumnya yakni pada kurikulum ini proses pembelajaran lebih ditekankan pada mata pelajaran yang bersifat nasional dan lokal. Kurikulum selanjutnya yang berlaku adalau kurikulum 2004 yang mana dianggap sebagai kurikulum berbasis kompetensi. Kurikulum tahun ini lebih menekankan pada guru untuk menyediakan beberapa indikator materi yang akan diajarkan pada siswanya. Kurikulum ini menjadi salah satu Kurikulum yang memudahkan para guru untuk menentukan model dan sumber pengajaran yang aka diberikan. Setelah mengalami beberapa pergantian nama akhirnya ada kurikulum 2013 yang mana kurikulum ini dianggap yang paling tepat. Kurikulum ini memang sengaja dibuat untuk lebih bisa menyempurnakan KTSP. Beberapa penyempurnaan dapat ditemukan dari jumlah setiap minggunya yang digunakan untuk mata pelajaran. Hal ini akan mempermudah untuk menentukan apakah jam pelajaran akan ditambah atau dikurangi. Itulah beberapa kurikulum yang bisa anda temukan di Indonesia.

Kurikulum yang saat ini digunakan di Indonesia adalah Kurikulum 2013. Kurikulum ini didesain untuk menyempurnakan KTSP yang merupakan kurikulum sebelumnya. Penyempurnaan tersebut terlihat dari jumlah jam per minggu untuk beberapa mata pelajaran yang ditinjau ulang sehingga ada yang ditambah atau dikurangi. Tentu saja dengan ada pergantian beberapa nama kurikulum ini untuk menyesuaikan mana kurikulum yang sesuai dengan masanya, sehingga dapat memberikan pelajaran sesuai dengan kondisi yang sedang dialami, semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda.

Kelebihan Kurikulum 2013 Dibanding Kurikulum Sebelumnya

Kelebihan Kurikulum 2013 Dibanding Kurikulum Sebelumnya

Kelebihan Kurikulum 2013 Dibanding Kurikulum Sebelumnya – Jika anda mengikuti perkembangan kurikulum pendidikan yang ada di Indonesia tentu anda akan menemukan banyaknya kurikulum yang pernah digunakan. Sejak memperoleh kemerdekaan kurikulum pendidikan yang ada di Indonesia memang mengalami perubahan beberapakali untuk menemukan kurikulum yang paling sesuai. Pendidikan memang menjadi salah satau hal yang dianggap sangat penting untuk masa depan. Kenapa sebuah negara mengharuskan mempunyai penduduk yang berpendidikan? Tentu saja semakin majunya jaman, setiap negara harus bisa mencetak generasi muda yang lebih maju dari sebelumnya. Selain demi majunya negara, dengan adanya generasi muda lebih maju akan membuat negara lebih mudah bersaing dengan negera – negara maju lainnya. Itulah yang membuat banyaknya kurikulum yang digunakan di Indonesia.

Ulasan kali ini akan membahas mengenai kurikulum yang hingga saat ini masih digunakan di Indonesia. Kurikulum tersebut merupakan kurikulum 2013, biasanya orang menyebutnya dengan K13. Kurikulum ini memang masih digunakan hingga saat ini. K13 menjadi kurikulum atas perkembangan kurikulum – kurikulum sebelumnya. Jika anda perhatikan dari tahun ke tahun, kurikulum ini mengalami pergantian. Pergantian kurikulum juga tidak ada patokan waktunya, kurikulum diperbarui ketika menemukan hal baru yang haru diperbaiki menjadi lebih baik lagi, mengingat pentingnya kurikulum. Kurikulum dianggap penting di dalam sebuah pendidikan dikarenakan dengan adanya kurikulum maka sistem pendidikan akan lebih mudah untuk dijalankan karena kurikulum merupakan sebuah landasan. Sebagai kurikulum yang lebih baru dari kurikulum sebelumnya, K13 mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui apa saja keunggulan yang dimiliki K13.

K13 mempunyai beberapa keunggulan yang membuat kurikulum ini masih bertahan hingga saat ini. Kelebihan yang dimiliki K13 adalah konsep yang dimiliki lebih jelas dan mempunyai tujuan lulusan yang lebih jelas. Mata pelajaran di kurikulum ini juga dikemas lebih rapi sehingga sangat jelas dan sangat memaknai dengan kehidupan sehari – hari. Salah satu hal unik yang membuat kurikulum ini lebih baik adalah ketika siswa menjadi objek belajar, hal ini tentu akan membuat siswa menjadi lebih aktif dibandingkan dengan gurunya. Peran guru menjadi lebih berarti, guru bahkan bisa menjadi seorang motivator dan memfasilitasi siswa untuk belajar. Selain itu dengan adanya K13 maka kompetensi yang harus dikuasai siswa menjadi lebih mudah tercapai. Materi yang dikemas lebih sederhana mampu membuat para siswa lebih mudah memahami kompetensi yang harus dicapai. Selain itu masih ada banyak keunggulan lainnya yang dimiliki oleh kurikulum satu ini. Sebagai kurikulum paling akhir tentu akan terus dilakukan evaluasi sehingga bisa melahirkan kurikulum baru yang lebih maju sehingga akan lebih memudahkan para siswa untuk belajar.

Kurikulum di Indonesia Mempunyai Keunggulannya Masing – Masing

Kurikulum di Indonesia Mempunyai Keunggulannya Masing - Masing

Kurikulum di Indonesia Mempunyai Keunggulannya Masing – Masing – Seperti yang diketahui bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang mengutamakan pendidikan sebagai hal yang penting untuk masa depan. Bahkan tingkat pendidikan sebagai salah satu informasi yang penting ketika akan mencari pekerjaan, semakin tinggi tingkat pendidikan yang dimiliki maka akan semakin dihargai posisi anda di dalam pekerjaan tersebut. Itulah yang membuat banyak orang ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi untuk mendapat posisi yang lebih tinggi, dihargai, dan mempunyai pendapatan tinggi. Nah, untuk dapat menjalankan pendidikan yang sesuai maka di Indonesia menggunakan sebuah kurikulum. Tentu saja kurikulum ini menjadi suatu hal yang penting sebagai landasan pendidikan dilaksanakan.

Dari tahun ke tahun kurikulum yang digunakan di Indonesia selalu mengalami beberapa perubahan. Harapan dengan adanya kurikulum yang baru dapat memunculkan hal baru yang lebih maju dibandingkan dengan kurikulum yang lama. Berikut ini ada beberapa kurikulum yang pernah digunakan di Indonesia dan mempunyai keunggulannya masing – masing. Kurikulum 1984 menjadi kurikulum yang mempunyai keunggulan didalam metode CBSA yang diterapkannya. Metode ini akan membuat siswa menjadi objek belajarnya dan pendekatan proses belajarnya lebih mudah untuk dilakukan. Selain itu kurikulum yang pernah digunakan di Indonesia adalah kurikulum 1994. Kurikulum ini menjadi kurikulum yang mampu membuat siswanya lebih aktif belajar, hal ini dikarenakan kurikulum ini berorientasi pada mata pelajaran yang ada saat itu.

Semakin majunya pendidikan di Indonesia membuat semakin banyak muncul kurikulum baru. Kurikulum 2004 menjadi kurikulum yang memudahkan guru memberikan materi pelajaran. Pasalnya dengan adanya kurikulum tersebut guru dibebaskan untuk menentukan metode dan sumber pelajaran yang digunakan dikelas, selain itu dengan adanya indikator akan memudahkan guru dalam memberikan pelajaran. Selanjutnya muncul kurikulum 2006, kurikulum yang satu ini mewajikan guru untuk lebih bisa mengembangkan kurikulum yang ada melalui KTSP. Pada kurikulum ini juga ditetapkan beberapa standar yang memudahkan siswa untuk memahami matri. Kurikulum yang terakhir adalah kurikulum 2013 yang hingga saat ini masih digunakan di Indonesia. Karena KTSP dianggap belum sempurna maka muncullah kurikulum 2013 yang mempunyai tujuan untuk menyempurnakan kurikulum sebelumnya. Itulah beberapa keunggulan yang dimiliki setiap kurikulum yang pernah digunakan di Indonesia. Jika dipahami setiap kurikulum dari tahun ke tahun memang berusaha untuk menampilkan kelebihannya dari kurikulum sebelumunya. Membuat pendidikan menjadi lebih maju adalah tujuan digunakan kurikulum tersebut. Kurikulum yang dianggap berfungsi semestinya pasti akan bertaham cukup lama, hal ini bisa dilihat dari tahun kurikulum tersebut mengalami perbubahan. Jika anda penasaran lebih detail mengenai setiap kurikulum tersebut, anda bisa mencoba mencari tahu informasi terkait dari setiap kurikulum yang ada. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Adaptasi Dalam Perpindahan Menuju Kurikulum 2013

Adaptasi Dalam Perpindahan Menuju Kurikulum 2013

Pro dan kontra penerapan kurikulum 2013 sudah mulai memudar. Pada tahap awal wacana pengembangan ini terdapat banyak hal yang menjadi pertimbangan dari berbagai pihak. Selain pihak guru yang telah terpaku pada metode pembelajraan KTSP pembelajaran kurikulum 2013 dianggap sebagai salah satu kurikulum yang cukup merepotkan. Perkembangan tersebut membuat banyak pihak harus beradaptasi dengan perkembangan kurikulum tersebut. Kurikulum 2006 atau kurikulum KTSP adalah pengembangan kurikulum yang terfokus pada satu – persatu mata pelajaran. Setiap pelajaran akan dipisah dan diajarkan secara mandiri. Hal ini selain tidak membuat rancu juga membuat siswa lebih focus pada satu pelajaran. Berbeda dengan kurikulum 2013 yang mana siswa diharuskan memepelajari banyak mata pelajaran dalam sekali waktu.

Adapatasi yang harus dilakukan oleh para guru terutama adalah menghilangkan kebiasaan ceramah mereka. Kurikulum 2013 mengahruskan siswa aktif dalam setiap pembelajaran. Pembelajaran tersebut membuat banyak siswa terkadang bingung dan tidak tau apa yang harus dilakukan. Pembelajaran kurikulum 2013 membuat siswa bergerak aktif untuk mencari informasi. Berbeda dengan kurikulum KTSP yang mana guru harus memaksa murid – murid dengan pembelajaran atau materi – materi. Pada zaman sekarang buku – buku pendamping pelajaran juga telah berubah menuju tahap yang lebih kreatif. Para penerbit buku besar seperti yudistira dan erlangga saling berebut membuat latihan – latihan kreatif yang dapat mengembangkan kemampuan belajar siswa sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Sesuai dengan konsep yang telah ada pembelajaran yang menggunakan kurikulum 2013 harus emmenuhi beberapa syarat penting dari dinas pendidikan. Guru – guru diberi pelatihan agar dapat mengajar sesai dengan tupoksi dan tatacara yang berlaku pada kurikulum 2013. Pada masa awal pengembangan kurikulum 2013 ini setiap sekolah hanya diwajibkan untuk menerapkan hal tersebut pada dua kelas saja yaitu kelas dua dan kelas empat. Akan tetapi seiring berjalannya waktu penerapan kurikulum 2013 telah mulai diterapkan di setiap lapisan sekolah. Tidak hanya sekolah dasar saja, akan tetapi sekolah menengah pertama juga banyak yang mulai menerapkan sistem pembelajaran 2013 yang memiliki konsep tematik.

Pentingnya Kurikulum dalam Dunia Pendidikan

Pentingnya Kurikulum dalam Dunia Pendidikan

Pentingnya Kurikulum dalam Dunia Pendidikan – Kurikulum merupakan hal penting di dunia pendidikan, hal ini dikarenakan untuk bisa mencapai tujuan pendidikan dibutuhkan sebuah landasan untuk lebih mudah menjalankan sistem pendidikan, landasan tersebut adalah sebuah kurikulum. Indonesia sendiri mempunyai banyak kurikulum yang terus mengalami pergantian demi mendapatkan kurikulum yang mampu mencapai tujuan pendidikan lebih tepat. Kenapa terus mengalami pergantian kurikulum? Apakah kurikulum sangat penting? Mungkin anda sedang mempertanyakan hal tersebut.

Ada beberapa pernyataan yang berbeda mengenai arti sebuah kurikulum dalam dunia pendidikan. Ada pihak yang menyatakan bahwa kurikulum merupakan sebuah ide yang didapatkan melalui berbagai teori yang sudah ada. Tidak hanya melalui teori, beberapa pihak juga menemukan ide melalui sebuah penelitian. Ada juga pendapat lain yang mengatakan bahwa kurikulum sebagai rencana yang tertulis yang mana merupakan kumpulan ide – ide yang sebelumnya sudah di dapatkan. Selain itu kurikulum juga mengandung tujuan, kegiatan, waktu, alat, dan bahan yang menunjang keperluan pendidikan. Kurikulum juga merupakan bentuk dari pelaksanaan berbentuk praktek pembelajaran. Kenapa sangat penting bagi pendidikan? Ya, keberadaan kurikulum ini dijadikan sebagai hasil atau konsekuensi dari kegiatan pengajaran yang dilakukan. Harapannya adalah tercapainya tujuan dari pendidikan yang telah diberikan selama ini. Jika diperhatikan dari beberapa pernyataan di atas maka anda bisa menyimpulkan bahwa keberadaan dari kurikulum sangatla penting demi tercapainya tujuan pendidikan di suatu negara.

Pentingnya Kurikulum dalam Dunia Pendidikan

Kurikulum ini juga dijelaskan dalam Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional yang mana menyatakan bahwa kurikulum merupakan seperangkat rencana yang mempunyai beberapa pengaturan di dalamnya berupa tujuan, isi, bahan, dan beberapa hal lainnya yang dijadikan sebagai pedoman dalam menyelenggarakan pendidikan sehingga harapannya dapat mencapai tujuan dari pendidikan tertentu. Untuk dapat mencapai tujuan pendidikan tersebut kurikulum juga mempunyai beberapa landasan di dalamnya sehingga kurikulum dalam berjalan secara lurus sesuai dengan fungsinya. Landasan di kurikulum ini mengandung empat landasan yang saling terkait satu sama lain. Landasan yang digunakan adalah landasan fisiologis, psikologis, sosial budaya, dan ilmu pengetahuan beserta teknologi. Dengan adanya landasan tersebut akan memudahkan kurikulum untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh pendidikan. Jika anda perhatikan dari beberapa pernyataan di atas baik pernyataan mengenai arti sebuah kurikulum dan pernyataan mengenai landasan yang digunakan dalam kurikulum tersebut maka anda bisa menyimpulkan sendiri bahwa keberadaan kurikulum ini sangat penting. Sebagai salah satu hal utama dalam mendukung proses berjalannya sistem pendidikan maka dibutuhkan kurikulum yang sesuai dengan masanya, hal ini akan membuat semakin banyak kurikulum baru yang terlahir dan akan menggantikan kurikulum sebelumny. Semoga dengan adanya informasi ini anda bisa lebih mudah dalam memahami seberapa pentingnya kurikulum di dunia pendidikan.

Landasan Pendidikan Untuk Pengembangan Kurikulum di Indonesia

Demi majunya sistem pendidikan yang ada di Indonesia maka dibutuhkan kurikulum yang tepat. Sejak merdeka Indonesia memang mengalami beberapa pergantian mengenai kurikulum yang digunakan. Jika diperhatikan sejak awal kemerdekaan kurikulum pendidikan di Indonesia mengalami pergantian sebanyak lima kali dan terus mengalami perbaikan – perbaikan demi mencapai tujuan pendidikan yang sempurna. Kurikulum dianggap penting dalam menunjang tercapainya tujuan pendidikan yang ada di Indonesia. Kurikulum merupakan sebuah proses pembelajaran yang mengandung beberapa hal seperti isi, tujuan, badan, dan alat untuk menunjang kelangsungan proses pembelajaran. Mengalami perubahan kurikulum tentu saja merupakan bentuk untuk mencapai tujuan yang lebih tepat dan ingin menghasilkan generasi muda yang lebih maju.

Telah mengalami pergantian kurikulum sebanyak lima kali tentu saja harapannya kurikulum terakhir yang saat ini masih digunakan sebagai kurikulum yang paling tepat. Kurikulum yang masih digunakan di Indonesia adalah kurikulum 2013 atau yang lebih dikenal dengan sebutan K13. Walaupun mempunyai banyak keunggulan, nampaknya kurikulum ini juga mempunyai banyak kelemahan, kelemahan yang ada di K13 akan diperbaiki kedepannya. Mungkin kurikulum ini masih dijadikan evaluasi untuk dapat melahirkan kurikulum terbaru yang lebih maju. Dalam melahirkan kurikulum baru maka dibutuhkan sebuah landasan untuk pengembangan, sehingga harapannya dapat mengembangkan kurikulum yang sebelumnya. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui landasan – landasan yang digunakan untuk pengembangan kurikulum di Indonesia.

Landasan Pendidikan Untuk Pengembangan Kurikulum di Indonesia

Landasan yang pertama adalah landasan filosofis. Landasan yang satu ini memang dianggap menjadi landasan yang paling penting untuk mendukung adanya pengembangan kurikulum. Dalam landasan filsafat ini anda juga akan menemukan beberapa bagian penting seperti adanya beberapa aliran eksistesialisme, perenialisme, essensialisme, rekonstruktivisme, dan progresivisme. Setiap pengembangan kurikulum menggunakan aliran – aliran tertentu untuk dapat melahirkan kurikulum terbaik. Selain itu juga ada landasan psikologis. Landasan ini mengandung dua hal yakni psikologi perkembangan dan psikologi belajar. Psikologi perkembangan merupakan psikologi yang mempelajari perilaku individu yang sesuai dengan perkembangannya. Sedangkan untuk psikologi belajar meruapak ilmu yang mempelajari perilaku pada individu dalam lingkup belajar. Psikologi belajar ini mengandung hakekat belajar melalui beberapa teori sehingga bisa dijadikan pengembangan sebuah kurikulum. Landasan selanjutnya yang tidak kalah penting adalah adanya landasan sosial budaya. Jika diperhatikan melalui beberapa landasan sebelumnya tentu saja anda dapat menyimpulkan bahwa tidak hanya landasan formal yang penting untuk mengembangkan kurikulum. Ternyata landasan non formal seperti landasan sosial dan budaya menjadi hal yang penting diperhatikan. Interaksi dalam masyarakat juga menjadi salah satu penilaian yang penting untuk dikaji ulang sehingga dapat melahirkan kurikulum yang lebih baik dibandingkan kurikulum sebelumnya, itulah beberapa ulasan dari textbookleague.org tentang landasan penting dalam pengembangan sebuah kurikulum yang ada di Indonesia.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!