Peran RPP Dalam Peningkatan Kurikulum Pendidikan

Peran RPP Dalam Peningkatan Kurikulum Pendidikan

Peran RPP Dalam Peningkatan Kurikulum Pendidikan – Bagi perkembangan dunia pendidikan sekarang ini kurikulum yang berlaku telah mengalami tahapan baru. Tahapan – tahapan tersebut berpusat pada system pengajaran baru yang mana murid harus lebih berperan aktif dalam setiap pembelajaran. Hal tersebut tentu mempengaruhi cara mengajar dari guru – guru yang ada. Kini guru hanya sebagai kordinator dan sebagai pemberi sarana pembelajaran. Murid yang harus berperan aktif dalam setiap pembelajaran berlangsung. Jika dahulu terdapat kurikulum masih berpusat pada satu mata pelajaran saja kini hampir semua mata pelajaran telah digabung hingga membentuk satu kesatuan. Pada tahun 1994 kurikulum di Indonesia memberikan banyak wacana pada proses pembelajaran akhir abad ke 20. Pada tahun 2006 kurikulum kembali berubah dengan menerapkan kurikulum KTSP. Hal tersebut tentu berpengaruh pada cara ajar di sekolah. Yang terbaru adalah kurikulum 2013.

Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang mengedepankan keaktifan anak disbanding guru. Anak – anak yang harus aktif karena guru hanya sebagai pembimbing saja. Kurikulum ini masih terus digarap hingga sekarang. Bahkan setelah 6 tahun pencanangan kurikulum tersebut penyebaran penggunaan kurikulum tersebut masih dapat dihitung dengan jari. Para pembuat buku pelajaran juga makin berinovasi untuk meningkatkan kualitas dan juga isi dari buku – buku panduan. Para penerbit terkenal seperti erlangga, yudistira dan merpati mulai beralih memberikan buku – buku acuan kurikulum 2013 yang baru.

Peran RPP Dalam Peningkatan Kurikulum Pendidikan

Selain buku – buku yang berubah salah satu hal yang berubah adalah pembuatan RPP. RPP dapat diartikan sebagai jantung pembelajaran. Peralihan dari KTSP ke kurikulum 2013 tentu membuat banyak hal baru yang harus dikerjakan oleh guru. Peran RPP menjadi sangat penting bagi kurikulum terbaru ini. Karena kurikulum 2013 adalah sebuah system penggabungan beberapa mata pelajaran dalam sebuah tema. Tanpa RPP guru akan bingung dalam mengolah banyak pelajaran tersebut ke dalam satu kesatuan bahan ajar yang harus dilakukan dalam satu waktu. Pembuatan RPP tidak boleh lagi hanya memakai sistem kopi paste. Guru harus lebih kreatif dan inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!